Sms Merah dan Kolor Ijo

15 05 2008

Teror yang ada saat ini berkembang menyesuaikan dengan jamannya. entah itu dari jaman batu ataupun jaman digital seperti saat ini, teror menginfiltrasi ke dalam masing-masing jaman tersebut secara halus.

Beberapa hari ini isu yang marak berkembang adalah sms santet atau sms merah. sebuah teror berupa pesan sms yang memberitahukan keharusan berhati-hati jika menerima panggilan telepon/sms dari nomor berwarna merah/dari nomor 0666. Mengaitkan juga dengan adanya radiasi infra red dari sms/panggilan tersebut.

Baya tertarik dengan analisa dari AC manullang yang sempat saya temukan beritanya di internet, bahwa isu-isu seperti ini disengaja untuk meresahkan masyarakat. Lebih spesifik meresahkan masyarakat mendekati pemilu. meskipun saya tak tahu mendalam seberapa dekat keterkaitannya hal tersebut. Dia juga mengingatkan bahwa hal serupa pernah terjadi, dalam hal ini isu kolor ijo beberapa tahun lalu yang sempat menghebohkan berita nasional. memang masyarakat kita, masih percaya sangat akan hal-hal yang berbau klenik, karena itulah masyarakat juga pada akhirnya yang menjadi objek sasaran empuk dari teror-teror ini.

MUI sudah mengeluarkan himbauanya. Pemerintah sudah mengeluarkan surat kepada operator-operator seluler. Kepolisian sedang mendalami kejadian ini. Orang-orang IT pun sudah banyak yang angkat bicara. Semua sepakat bahwa isu sms teror ini merupakan tindakan dari orang yang tak bertanggung

jawab, tak masuk diakal, logika serta merusak akidah. karena itulah diharapkan masyarakat tak usah resah dan ambil pusing terhadap isu ini.

Sebaiknya kita menunggu saja hasil penelusuran pihak-pihak terkait. bukan hal yang sulit untuk menemukan siapa dan darimana sumber pengirim pertama dari sms teror tersebut. yang memerlukan perhatian lebih adalah, bagaimana mendidik masyarakat untuk tidak mudah termakan isu-isu seperti ini.





Issu AXIS, Nomor Merah, Santet HP, dan Kematian

15 05 2008

Akhir-akhir ini masalah Axis, Nomor Merah, Infra Red, santet HP, dan kematian warga menjadi perbincangan hangat. Tidak hanya di internet saja, tetapi telah masuk ke berbagai koran nasional dan stasiun televisi. Bahkan telah muncul korban di beberapa wilayah karena kejadian tersebut.

Salah satu teror SMS itu berbunyi: ”Kalo ada telepon yang NOMORNYA BERWARNA MERAH jangan diangkat, karena bisa menelan jiwa. Hari ini sudah disiarkan di berita, terjadi di Jakarta dan Duri dan sudah terbukti. Sekarang masih diusut oleh pihak KEPOLISIAN. Dugaan sementara adalah kasus PEMBUNUHAN JARAK JAUH MELALUI TELEPON GENGGAM (HP) oleh dukun ILMU HITAM/si penelepon adalah ROH GENTAYANGAN yang mencari MANGSA. Harap dimengerti dan kirim ke teman atau saudara semua. Harap saling membantu sesama umat manusia.

SMS yang lainnya berbunyi: ”Informasi, kalau ada nomor HP yang 0866 atau 0666 masuk berwarna merah, mohon jangan diangkat, karena ada virus kematian. Soalnya di Jakarta dan di Sumatera sudah ada yang meninggal gara-gara masalah ini, orang bilang lagi uji ilmu hitam.
Pesan lain berbunyi: ”Tolong diperhatikan serius. Jika menerima telp masuk dari HP dengan kepala no 0866 atau 066 dengan warna tulisannya merah, mohon dengan sangat jangan diterima. Sama sekali jangan menekan tombol apa pun karena telah memakan korban 1 orang di Medan dan 3 orang di Pekanbaru yang hangus karena HP-nya meledak. Mohon beritahu teman-teman lain”.

Ada juga yang berbunyi seperti ini: ”Mengenai ‘Ring in Red” yang terjadi di banyak negara, kepdik WHO Prof Dr Adi Mok telah menytakn bhw, kjdian tsb bkn ulah ilmu hitam. Tap, radiasi infra merah yang sengaja dipancarkan scr berlebihan ke HP no yg dituju yg mmg bnr dpt menyebabkan penerima tewas bbrp saat stlh mendengar telp. Walaupun tdk dijawab, HP yng terletak dkt jg berbhy, dpt timbulkan penyakit perlahan seperti kanker. Sebaiknya kurangi pengaktifan/pemakaian HP sampai dinyatakan aman kembali olh WHO.

Walah, sampai WHO dilibatkan, jauh benar. Urusan gini aja dibahas WHO, gak mungkin kan?. Tapi kok masih banyak yang percaya soal SMS merah ini hingga menjadi top perbincangan di berbagai media. Perihal infra red juga bohongan. Tidak mungkin infra red yang dipancarkan Handphone sampai-sampai membunuh penggunanya. Tapi kalau menimbulkan gangguan kesehatan sih mungkin.
Paling kalau ada orang yang mati, pingsan, atau apalah namanya karena SMS merah ini mungkin karena lagi gak sehat, jantungnya kumat karena tiba-tiba terima SMS aneh, buka SMS sambil nyetir, buka telepon di atas rel kereta api, dll. Yang jelas bukan karena dampak langsung sinar infra merah.

Lalu perihal ada orang yang pingsan setelah menerima SMS merah, seperti di Padang itu juga bukan karena SMS merah. Seperti yang dikutip harian Padang Ekspres, orang tersebut pingsan karena penyakit jantungnya kambuh setelah kaget menerima SMS isu tersebut dengan tiba-tiba.

Padang, Padek– Pesan singkat atau SMS ”merah” menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Kamis (8/5) malam, warga RW VII, belakang eks Departemen Penerangan (Deppen), Purus Baru, Kecamatan Padang Barat, buncah. Karena, salah seorang warganya sebut saja, Lia (23), gemetaran dan mual-mual, setelah menerima SMS dari nomor yang tidak dikenal. Tidak hanya itu, korban lainnya Rudi (28), warga Kompleks Perumahan Yuka Kelurahan Pampangan Kecamatan Lubuk Begalung, Kamis (8/5), sekitar pukul 15.00 WIB, tak sadarkan diri sestelah mengangkat telepon diduga dari nomor 08666.

“Saya waktu itu mendapat SMS dari nomor yang tidak dikenal. Saat SMS itu saya buka, badan saya langsung panas dingin dan mual-mual. Langsung saja handphone itu saya tinggalkan di atas meja dan memanggil Buk Ros tetangga saya,” kata Lia yang terlihat masih trauma saat ditemui Padang Ekspres, sekitar 01.00 WIB, Jumat (9/5).

Ros (58 ) menambahkan, saat melihat Lia ketakutan setelah menerima SMS, dia sempat melihat layar handphone yang terletak di atas meja berwarna merah. “Ambo iyo sempat mancaliak layar Hp tu merah. Tapi ambo indak barani mancaliak lamo-lamo do,” kata Ros. Namun terlepas dari benar atau tidaknya peristiwa yang menimpa Lia ini memang akibat SMS tak dikenal, yang dikait-kaitkan dengan isu SMS “Merah” yang berkembang, setidaknya isu-isu tersebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. (red. Padang Ekspres)

Masalah lainnya yaitu masalah kartu AXIS yang dianggap sebagai buatan gereja setan juga bohong besar. AXIS bukanlah bikinan gereja setan, melainkan bikinan pengusaha Arab Saudi, didukung oleh dua operator terkemuka di Asia: Saudi Telecom Company, penyedia layanan telekomunikasi nasional Arab Saudi. Masa AXIS bikinan orang Arab bisa-bisanya dikaitkan dengan gereja setan, jauh amat. Isu ini paling karena persaingan tidak sehat antar provider HP.

Untuk itu dihimbau kepada semua pembaca, jangan percaya dengan isu-isu semacam ini. Ingat, kematian hanya ditentukan oleh Allah swt. bukan oleh SMS merah, kartu setan, atau santet HP.

cesarzc.wordpress.com





Selamat Datang di JIDAK

15 05 2008

PROFIL JIDAK

Nama Buletin : JIDAK (Jendela Ilmu dan Dakwah)

Visi : Ilmu Amaliah, Amal Ilmiah, Iman Tsiqah

Missi : - Mengangkat artikel-artikel terhangat mengenai pendidikan, Sosial, Kebudayaan, dan Politik yang bersumber dari Tokoh Masyarakat, Media Televisi ataupun Internet;

- Mengangkat taushiah-taushiah keagamaan;

- Mengangkat saran, opini, dan informasi dari Masyarakat

Penanggung Jawab : YASPI Miftahul Falah

Pim. Redaktur Pelaksana : Sanusi al-Kariem

Redaktur Senior : Nasir Ma’ruf

Staf Redaksi : Usep Mirdad

Manager Usaha : Budi Firmansyah

Jurnalis dan Ilustrasi : Shelly Astri Dewi

Distributor/Pemasaran : M. Romli

Muhtar Sufi

Alamat Redaksi : Jl. Perk. Cibodas KM 3 Palabuhanratu, Citepushilir

Phone : 0266-434783, 085659598739

E-Mail : jidak08@yahoo.co.id








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.